Oleh : Ustadz Felix Siauw
Tentang
ibadah sunnah di Bulan Muharram, ini beberapa hadits yang telah saya
kumpulkan untuk menjadi dalil ibadah sunnah kita di bulan Muharram, ada
banyak dalil tentang ibadah sunnah bulan muharram, namun yang saya
pilihkan adalah yang sudah umum di kalangan ummat dan ulama bersepakat
tentangnya, adapun selain hadits-hadits ini, maka silahkan di-tarjih
sendiri kekuatan dalilnya:
حَدَّثَنِي قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِمْيَرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Telah
menceritakan kepadaku Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami
Abu Awanah dari Abu Bisyr dari Humaid bin Abdurrahman Al Himyari dari
Abu Hurairah radliallahu ‘anhu ia berkata; Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda: “Seutama-utama puasa setelah Ramadlan ialah
puasa di bulan Muharram, dan seutama-utama shalat sesudah shalat Fardlu,
ialah shalat malam.” (HR. Muslim)
وَصَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ
“Dan puasa di hari ‘Asyura (10 Muharram), sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”. (HR. Abu Daud)
وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.
Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim)
Demikian ibadah sunnah di bulan Muharram, dan yang terpenting, jangan kita lupa untuk memaknai ibadah wajib di bulan Muharram yaitu meneladani hijrahnya rasulullah dari sistem kufur kepada sistem yang menerapkan Islam secara kaaffah
besok Rabu 13/11/13 = 9 Muharram 1435 H (Hari Tasu'a)
dan lusa Kamis 14/11/13 = 10 Muharram 1435 H (Hari Asyura)
selamat berpuasa sunnah :-)
حَدَّثَنِي قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِمْيَرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Telah
menceritakan kepadaku Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami
Abu Awanah dari Abu Bisyr dari Humaid bin Abdurrahman Al Himyari dari
Abu Hurairah radliallahu ‘anhu ia berkata; Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda: “Seutama-utama puasa setelah Ramadlan ialah
puasa di bulan Muharram, dan seutama-utama shalat sesudah shalat Fardlu,
ialah shalat malam.” (HR. Muslim)وَصَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ
“Dan puasa di hari ‘Asyura (10 Muharram), sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”. (HR. Abu Daud)
وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.
Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim)
Demikian ibadah sunnah di bulan Muharram, dan yang terpenting, jangan kita lupa untuk memaknai ibadah wajib di bulan Muharram yaitu meneladani hijrahnya rasulullah dari sistem kufur kepada sistem yang menerapkan Islam secara kaaffah
besok Rabu 13/11/13 = 9 Muharram 1435 H (Hari Tasu'a)
dan lusa Kamis 14/11/13 = 10 Muharram 1435 H (Hari Asyura)
selamat berpuasa sunnah :-)
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM...............
