NAFAIS TSAMRAH: Ada dua penyakit hati


Photo: NAFAIS TSAMRAH : PENYAKIT HATI

Ibn Al Qayyim al Jauziyyah al-Jauhi berkata: Ada dua penyakit hati:

1) Sakitnya tidak dirasakan seketika, seperti bodoh, ragu, syubhat, syahwat dan malas, tidak terasa sakitnya ketika mendera, tapi setelah sekian lama, baru terasa dan menyesal.

2) Sakitnya dirasakan seketika, seperti sedih dan benci
Wajar jika Nabi berdoa: Allahumma inni a’udzubika min al-bukhli, wa al-hunzi, wa al-kasli, wa a’udzubika min ghalabat ad-dain wa qahri ar-rijal

(Iughatsah al-Lahfan min Mashayid as-syaithan, juz I, hal.18)

==============================
Raih Amal Sholih dengan Ikut Serta Menyebarkan Status ini.
==============================
Jika Saudara/i ingin mengkaji Islam dan berdakwah bersama HIZBUT TAHRIR INDONESIA silahkan mengisi form yang kami sediakan di http://hizbut-tahrir.or.id/rekrutmen/

Insya Allah, syabab Hizbut Tahrir di daerah terdekat akan segera menghubungi anda.
==============================
Website : www.hizbut-tahrir.or.id
Youtube : http://www.youtube.com/htiinfokom
Facebook : https://www.facebook.com/Htiinfokom
Twitter : https://twitter.com/hizbuttahrirID
===============================


NAFAIS TSAMRAH : PENYAKIT HATI

Ibn Al Qayyim al Jauziyyah al-Jauhi berkata: Ada dua penyakit hati:

1) Sakitnya tidak dirasakan seketika, seperti bodoh, ragu, syubhat, syahwat dan malas, tidak terasa sakitnya ketika mendera, tapi setelah sekian lama, baru terasa dan menyesal.

2) Sakitnya dirasakan seketika, seperti sedih dan benci
Wajar jika Nabi berdoa: Allahumma inni a’udzubika min al-bukhli, wa al-hunzi, wa al-kasli, wa a’udzubika min ghalabat ad-dain wa qahri ar-rijal

(Iughatsah al-Lahfan min Mashayid as-syaithan, juz I, hal.18)