Federasi Umum Serikat Pekerja Palestina di Jalur Gaza menyatakan bahwa 90 persen pabrik yang tersisa mungkin harus menghentikan produksi karena kekurangan daya listrik. Pembangkit listrik satu-satunya di wilayah itu telah berhenti beroperasi selama tujuh hari berturut-turut karena kekurangan bahan bakar, lansir MEMO pada Selasa (28/7/2015).
Baca selengkapnya »from Tribun Islam http://ift.tt/1ShO22l
via IFTTThttp://ift.tt/1I9uNOy