Penjelasan KH. Hasyim Asy'ari Tentang Wali : Waliyullah Pasti Selalu Taat Syariah Allah dan Tidak akan Pernah Menentang Syariah Allah

Penjelasan KH. Hasyim Asy'ari Tentang Wali : Waliyullah Pasti Selalu Taat Syariah Allah dan Tidak akan Pernah Menentang Syariah Allah
Dalam khasanah keilmuan Islam, istilah wali memang sangat masyhur. Wali sendiri termasuk kata musytarak yang memiliki banyak makna. Diantaranya wali bermakna sebagai jabatan dalam pemerintahan Islam (Khilafah Islam) yang setara setara dengan gubernur (dalam sistem sekarang). Sebagaimana kita tahu bahwa pemerintahan Islam bagi kaum Muslimin itu satu kesatuan, yaitu KHILAFAH. Khilafah itu kemudian dibagi-bagi menjadi daerah yang lebih kecil yang disebut KEWALIAN (WILAYAH). WILAYAH kemudian dibagi-bagi lagi menjadi daerah yang lebih kecil yang disebut UMMALAH (setara dengan kabupaten atau kota dalam sistem sekarang). UMMALAH kemudian dibagi-bagi lagi menjadi daerah yang lebih kecil yang disebut QISBAH (setara dengan kecamatan dalam sistem sekarang). QISBAH ini dibagi-bagi menjadi daerah yang lebih kecil yang dinamakan AL-HAYYU (setara dengan desa atau kelurahan dalam sistem sekarang). Pemimpin Khilafah disebut Khalifah (atau Imam), sementara pemimpin Wilayah adalah wali. Jadi, wali adalah jabatan di bawah Khalifah. Jabatan wali ini sudah ada sejak zaman Rasulullah saw. Mislanya Mua’dz bin Jabal yang diangkat Nabi sebagai wali di Yaman.

Baca Selengkapnya »

from Al-Khilafah.org http://ift.tt/1jjSA95
via IFTTThttp://ift.tt/1PptPV0